APHP Bukan Jurusan Masak-Memasak

APHP Bukan Jurusan Masak-Memasak

 APHP Bukan Jurusan Masak-Memasak
oleh : Eneng Siti Aminah, ST *)
*) Guru Produktif APHP SMKN PP Cianjur

Paradigma bahwa APHP adalah jurusan masak-memasak mungkin sudah sangat melekat
pada pemikiran peserta didik dan orang tuanya. Namanya telah berubah beberapa kali, mulai dari Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian (TPHP), Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP), bahkan pada era kurikulum merdeka ini namanya menjadi Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian. Ketiganya mempunyai langkah, arah dan tujuan yang hampir sama. Namun tetap saja, dari ketiga nama itu pemikiran bahwa APHP adalah jurusan masak-memasak mungkin kurang tepat.
Agriteknogi Pengolahan Hasil Pertanian, sejatinya adalah jurusan pengolahan bahan hasil pertanian menggunakan teknologi yang tepat guna. Komoditas hasil pertanian yang dipelajari mulai dari nabati seperti umbi-umbian, serealia, buah, sayur, dan kacang-kacangan. Hewani, seperti hasil ternak unggas, hasil ternak besar, perikanan dan susu. Perkebunan, seperti rempah- rempah dan bahan penyegar. Bukan hanya sekadar mengolah, peserta didik yang masuk ke dalam jurusan APHP akan dibekali bagaimana cara menangani bahan hasil pertanian setelah panen, bagaimana cara mengolah yang baik dan benar sesuai prosedur keamanan pangan, bagaimana cara mengawetkan agar produk dapat tahan lebih lama saat penyimpanan, pengemasan yang benar dan memikat konsumen, serta distribusi sampai penjualannya dengan menggunakan berbagai teknologi. Mata pelajaran yang mendukung proses pemasaranpun ada, yaitu, produk kreatif dan kewirausahaan.

  Jurusan APHP berbicara tentang industri, tentang bisnis di bidang pangan, baik skala kecil maupun skala besar. Mulai dari industri hulu, yaitu industri yang mengolah bahan baku atau bahan mentah menjadi bahan setengah jadi. Sampai industri hilir yaitu industri yang mengolah bahan setengah jadi menjadi produk yang siap dikonsumsi atau dinikmati langsung oleh konsumen..
Berbicara tentang pengolahan, hasil akhirnya rata-rata adalah produk, dalam hal ini berarti produk makanan dan minuman. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan untuk lulusan APHP ini karena sejatinya selama kita hidup, akan selalu berhubungan dan membutuhkan makanan serta minuman. Tidak akan pernah puas, tidak akan pernah berhenti, makanan dan minuman dari waktu ke waktu semakin banyak inovasi dan kreativitas.
Di jurusan APHP, siswa diarahkan untuk dapat menuangkan inovasi maupun kreativitasnya dalam hal diversivikasi produk olahan hasil pertanian. Diversivikasi itu apa sih? Diversifikasi artinya penganekaragaman, tentunya diversifikasi dalam pengolahan makanan atau minuman, jadi tidak monoton itu itu saja. Peserta didik akan dilatih, dibimbing dan diarahkan untuk selalu berpikir kreatif dan inovatif sehingga produk-produk olahan APHP beranekaragam dengan menggunakan teknologi yang ada.

 

Share this Post:

Leave a Comment