Kegiatan Pramuka: menarik dan menantang
Pendidikan dalam Gerakan Pramuka adalah proses pendidikan sepanjang hayat yang berkesinambungan dengan sasaran menjadikan manusia bertaqwa, berbudi pekerti luhur, mandiri, memiliki kepedulian tinggi terhadap nusa bangsa, masyarakat dan lingkungannya, alam seisinya, bertanggung jawab serta berpegang taguh pada nilai dan norma masyarakat.
Pada hakekatnya, peserta didik di dalam Pendidikan Kepramukaan, lebih banyak diperankan sebagai subjek daripada objek pendidikan. Dengan demikian, peserta didik sendirilah yang berperan aktif dalam proses kegiatan sehingga dapat dikatakan yang menjadi pendidik dalam kepramukaan adalah peserta didik sendiri. Pembina Pramuka lebih berperan sebagai pembimbing, pendamping dan fasilitator, senantiasa memberikan motivasi dan stimulasi (rangsangan) terhadap konsep kegiatan dan melengkapinya dengan metode yang paling tepat bagi kegiatan tersebut. Dalam proses pelaksanaan kegiatan, peserta didik sendiri yang berperan aktif sepenuhnya.
Kegiatan pramuka bagi generasi muda sangat erat sekali dengan pendidikan karakter di luar sekolah. Saat ini tuntutan perubahan zaman harus direspon positif oleh setiap insan aktifis pramuka. Menghadirkan kegiatan kepramukaan yang asyik, menarik dan menantang.
Kegiatan kepramukaan merupakan salah satu metode kepramukaan belajar interaktif dan progresif. Bentuk kegiatan di pramuka berupa kegiatan kelompok. Belajar dan berlatih pramuka sambil melakukan.
Metode kegiatan melatih seorang pramuka untuk bekerjasama baik itu saat latihan maupun saat berkompetensi. Kegiatan dilaksanakan dalam alam terbuka dengan tema yang menarik dan menantang peserta.
Kegiatan yang Menarik dan Menantang
Kegiatan menarik dan menantang merupakan kegiatan yang kreatif, inovatif, rekreatif, dan mengandung pendidikan, yang mampu mengubah sikap dan perilaku, menambah pengetahuan dan
pengalaman, serta meningkatkan kecakapan hidup setiap anggota Gerakan Pramuka. Kegiatan yang dianggap menarik dan penuh tantangan bagi peserta didik adalah kegiatan yang:
a. Baru dikenal dan merupakan produk inovasi yang dapat mengembangkan kreatifitas, keterampilan, serta bermanfaat bagi peserta didik dan masyarakat.
b. Diselenggarakan dengan memperhatikan tiga pilar pendidikan kepramukaan yakni modern, manfaat, dan taat asas.
c. Diselenggarakan dalam rangka menarik minat kaum muda agar bersedia dan mau bergabung dalam Gerakan Pramuka, serta bagi anggota Gerakan Pramuka agar tetap terpikat, mengikuti serta mengembangkan kegiatan kepramukaan.
d. Diselenggarakan secara terpadu dan bertahap sejalan dengan perkembangan kemampuan dan keterampilan peserta didik secara individu maupun berkelompok.
e. Diselenggarakan sesuai dengan usia dan perkembangan rohani dan jasmani peserta didik, sehingga mudah diterima oleh yang bersangkutan.
f. Ditujukan kepada peserta didik yang dikelompokkan menurut jenis kelamin, usia dan kemampuan dengan maksud untuk memudahkan penyesuaian kegiatan.
g. Diutamakan pada kegiatan yang dapat mengembangkan bakat dan minat yang mencakup ranah spiritual, emosional, sosial, intelektual, dan fisik peserta didik, serta bermanfaat bagi perkembangan kepribadian.
Contoh Kegiatan Pramuka
Apa saja kegiatan pramuka yang bisa dilaksanakan? hal ini berkaitan dengan perkembangan mental dan golongan pramuka berdasar usia peserta didik. Usia siaga, penggalang, penegak dan pandega sudah jelas perbedaan usianya.
Kegiatan Pramuka Siaga
Jenjang pendidikan siaga menekankan pada terbentuknya kepribadian dan keterampilan di lingkungan keluarga melalui kegiatan bermain sambil belajar.
Kegiatan Pramuka Penggalang
Jenjang pendidikan penggalang menekankan pada terbentuknya kepribadian dan keterampilan dalam rangka mempersiapkan diri untuk terjun dalam kegiatan masyarakat melalui kegiatan belajar sambil melakukan.
Kegiatan Pramuka Penegak
Jenjang pendidikan penegak menekankan pada terbentuknya kepribadian dan keterampilan agar dapat ikut serta membangun masyarakat melalui kegiatan belajar, melakukan, bekerja kelompok, berkompetisi, dan bakti kepada masyarakat.
Kegiatan Pramuka Pandega
Jenjang pendidikan pandega menekankan pada terbentuknya kepribadian dan keterampilan agar dapat ikut serta membangun masyarakat.
Kegiatan Satuan Karya
Satuan Karya Pramuka (Saka) merupakan satuan organisasi bagi pesertadidik untuk pembinaan, peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang tertentu serta melakukan kegiatan nyata sebagai pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan yang menarik, penuh tantangan dan mengandung nilai pendidikan dapat menumbuhkan kebanggaan bila dapat diselesaikan dengan baik dan sukses. Kegiatan yang menarik dan memberi tantangan adalah kegiatan yang dapat memenuhi rasa ingin tahu, rasa ingin mencoba, ingin menemukan jawaban dan mendapatkan pengalaman, yang ada dalam diri peserta didik.
Kegiatan yang menarik, menantang dengan melibatkan langsung para peserta didik dalam menyusun program kegiatan dan pelaksanaanya, akan membekali mereka untuk hidup aktif, kreatif, ulet, tahan uji, percaya diri, bertanggung jawab, mandiri dan memiliki keterampilan kepemimpinan, manajerial, bergaul, pisik, dan keterampilan bermasyarakat.*)





