BERANI MENGHADAPI TANTANGAN BARU

BERANI MENGHADAPI TANTANGAN BARU

BERANI MENGHADAPI TANTANGAN BARU

Disusun oleh: Siti Sayanah


Apa yang terlintas dipikiran kita ketika mendengar istilah "Takut dan Menyerah?” Dua kata yang sudah tidak asing terdengar ditelinga kita bukan? Takut dan Menyerah dapat diartikan sebagai ketidak sanggupan diri dalam menghadapi suatu masalah atau kesulitan yang amat sulit, hingga menyebabkan orang tersebut menyerah begitu saja. Orang yang menyerah biasanya mempunyai rasa takut dalam menghadapi tantangan atau masalah yang sedang dialami.

 

Setiap manusia pasti mempunyai rasa takut, tapi tidak semuanya mempunyai keberanian menghadapi rasa takut yang ada pada dirinya sendiri, semua itu tergantung kepada cara pandang seseorang dalam menghadapi rasa takut yang ada. Kalau mindset kita dipenuhi dengan rasa takut, sampai kapanpun tidak akan ada perubahan. Ayolah, masa iya teknologi semakin maju, tapi mindset kita gak maju maju? Bagaimana mau sukses kalau seperti itu, mindsetnya kalah sama rasa takut. Jangan biarkan tubuh terbelenggu dengan rasa takut yang memburu. Cobalah untuk berani melawan rasa takut, berani menghadapi masalah yang datang silih berganti, berani menghadapi tantangan, apapun resikonya itu .Jangan sampai ketika kita lulus sekolah nanti, malah jadi pengacara (pengangguran banyak acara) atau jadi pejabat (pengangguran Jawa Barat). Kenapa kita tidak mencoba daftar kuliah, daftar jadi TNI, bisa juga polisi, atau berusaha mencari pekerjaan? Masalah gagal itu, biar jadi urusan nanti yang penting kita berani mencoba dan terus mencoba. Kita harus yakin bahwa usaha tidak akan pernah menghianati hasil. Berani mencoba hal-hal baru lebih baik daripada terdiam disatu tempat dengan rasa takut yang terpaku.

 

Kenapa kita harus berani? Kalau pada dasarnya takut untuk gagal, yah pasti pikirannya mentok gagal-gagal terus. Belum apa-apa sudah bilang "takut gabisa", takut inilah takut itulah, kebanyakan alasan tapi tidak ada pembuktian! Rasa takut itu seharusnya dihadapi, bukan dihindari dilawan bukan disayang. Jangan biarkan mindset kita dihantui dengan rasa takut. Katanya mau membanggakan orang tua, tapi ko gak ada pergerakan? Punya cita-cita itu jangan satu, minimal lima, jadi kalau cita-cita ini gak tercapai, masih ada empat cita-cita yang lainnya, Jalan keluarnya cuma satu, yaitu berani berani dan berani.

 

Berani mengambil keputusan untuk masa depan adalah hal yang sangat penting, karena ketika kita salah langkah, jangan harap bisa kembali kebelakang untuk memutar waktu. Masa depan kita tidak bisa ditentukan oleh orang lain, melainkan diri sendiri. Gagal dalam mencoba hal baru dalam hidup itu biasa, jangan dibawa perasaan. Gagal coba lagi, lagi dan lagi sampai apa yang dicita-citakan tercapai. Hilangkan presepsi orang-orang tentang kita, jadikan presepsi tersebut sebagai motivasi untuk kita lebih berani maju mengahadapi tantangan yang baru, dengan doa dari bapak ibu, yakin pasti bisa menggapai cita-cita yang diimpikan.

 

Harus tetap berani, meskipun rasa takut menggebu, harus tetap berani walau terkadang rasa malu muncul tiba-tiba, harus tetap berani meskipun tubuh lelah dan hampir menyerah mengahadapi pahitnya kehidupan. Berani mencoba meskipun gagal berkali kali lebih baik daripada diam tidak ada pergerakan, tapi mimpi jadi sultan.!!

 

Belajar dari pengusaha yang berani menepis rasa takut gagalnya dengan optimis pasti bisa. Belajar dari BJ Habibie, yang berani mencoba membuat pesawat sampai akhirnya beliau bisa. Belajar dari pahlawan Indonesia yang berani menentang penjajah hingga akhirnya Indonesia terbebas. Belajar dari R,A Kartini yang berani memperjuangkan hak untuk wanita. Dan masih banyak lagi contoh-contoh keberanian para pahlawan Indonesia yang bisa kita jadikan motivasi dalam hidup. Mereka yang menentang, tidak mengenal rasa takut, dengan beraninya memperjuangkan Indonesia agar terbebas dari penjajahan, meskipun nyawa yang jadi taruhan, padahal pada zaman dulu belum canggih. Zaman sekarang zaman yang serba canggih dengan teknologi, tapi orang orangnya tidak berani menghadapi tantangan yang akan datang dengan alasan takut...

 

Tanamkanlah dalam hati "Keberanian".

Share this Post:

Leave a Comment